Minggu, 30 Mei 2010

Fabiayyi aalaa 'irobbikumaa tukadz dzi baan


Nafas ini, gerak ini, kehidupan sejahtera di bumi penuh kelalaian ini
Maka nikmat Tuhan yang mana yg saya dustakan

Rizki ini, senyum bahagia ini, ketenangan ini
Maka nikmat Tuhan yang mana yg akan saya dustakan

Zakat yang sangat sedikit saya keluarkan, padahal Kamu beri saya semua tanpa perhitungan
Maka nikmat Tuhan yang mana yang saya dustakan

Negara tanpa perang, tidur tanpa kepanikan, keluarga utuh penuh kasih sayang
Maka nikmat Tuhan yang mana yg akan saya dustakan

Berdoa tanpa ada senjata di kepala, kebebasan disemua aktivitas tanpa ancaman manusia2 pendusta
Maka nikmat Tuhan yang mana yang saya dustakan

Mencari hiburan tanpa di perlihatkan dosa-dosa saya oleh-Mu Tuhan
Kesempatan usia untuk membakar dosa yg sering saya sia-siakan
Maka nikmat Tuhan yang mana lagi yang akan saya dustakan

Tuhan saya pendusta paling hina, malam saya ingat siang saya khilaf, sebaliknya pun seperti itu

Tuhan saya belum sanggup mencapai tingkat takwa para sahabat, konsisten bahkan meningkat

Tapi sungguh saya masih mau mati di atas nama-Mu, Hidup di iringi titah-Mu

Wahai pembolak-balik hati
Semoga Kamu selesaikan saya nanti
Ketika hati menghadap diri-Mu yang maha Tinggi
(VIA QS. Ar-rahman)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar