Sabtu, 06 November 2010

kawan saya belum lulus,,


Teman sekomplek saya belum lulus-lulus hampir 5 tahun, aktivis korban idealis, hati beliau luar biasa, hati dan otaknya ga melulu uang ga melulu kesuksesan dalam segi harta benda,,

mungkin sukses menurut beliau adalah ketika ideologi idealis berhasil dilaksanakan, dan dia adalah pion2 yang siap melantangkan untuk pertama kalinya,,

status facebooknya berkata "banyak yang menanyakan kenapa saya memilih jalan ini??" bila di bandingkan status punya saya "start from a little step and i will achieve a better future"

bisa dinilai bahwa pikiran saya kalah jauh sama punya kamu, hati kamu lebih berisi dr punya saya,,

jujur, saya sempat iri,, tp materialisme masih lengket di hati saya kawan,,

dan saya bersyukur orang tua dia mendukung walaupun saya yakin mereka mengharapkan dia seperti teman-temannya, lulus kuliah, punya pekerjaan (baca: jadi buruh), dan bisa dibanggakan ke tetangga sebelah..

dan saya bangga dengan kebesaran hati orang tuanya,,


kawan saya di mentawai sekarang, seorang 23 tahun yang 5 tahun belum lulus kuliah tp siap hidup susah merelakan beberapa opsi masa depan cerah untuk merendahkan hati dng menjadi relawan,,

jam terbang menjadi "manusia yg bermanfaat bagi manusia lain" sudah tinggi, ini sudah ke-2 kalinya beliau ke sumatera barat dengan status "relawan"

jng khawatir sob, setiap manusia punya pilihan hidup, dan saya akui pilihan saya sekarang masih di kasta rendahan,, jauh di bawah pilihan kamu,,

happiness for some people is sacrificing their own best future option probability,, and i am proud of your option buddy, may Alloh bless your fight,,

dan saya mau memilih apa yg kamu pilih suatu saat,,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar