Kamis, 04 Agustus 2011

mau sukses kek, mau gagal kek !!

"Kalo sukses inget Nabi Sulaiman AS, kalo susah inget nabi Ayyub AS" via ustad Arifin Ilham

2 manusia mulia itu punya 2 takdir hidup berbeda, tapi mereka punya 1 kesimpulan sama, hidup yakin Tuhan itu sutradara kehidupan yg bahkan Michael Bay ga ada apa-apanya, berserah diri, dan bersyukur.

saya selalu menganggap Tuhan menciptakan benang2 takdir dari A-Z, setiap huruf itu punya cabang masing2 yang akan bercabang kembali, mirip rumus di HTML, di tambah faktor XX yang saya sebut doa, yang selalu jadi back up ketika salah pilih jalur. dan saya percaya di ujung benang itu hanya ada 2 cabang, saya bahagia di hidup selanjutnya atau sama sekali ga.

sampai saat ini saya masih pilih benang takdir P (pasrah), dibanding O (obsesif), karena kisah2 makhluk mulia Tuhan yg pernah saya baca, membuktikan mereka hidup damai kok tanpa obsesi nyari duit atau karir (koreksi klo saya salah), malah bahkan memutuskan perkara ke depan ga pernah pake kata2 "pasti" yang ada "jika Tuhan mengizinkan", dan sampai saat ini saya sangat menolak pernyataan para motivator yg bilang "ketika kamu yakin pasti bisa, pasti bisa",, preeett,, karena yang pasti menurut saya ya Tuhan dan ketidakpastian itu sendiri.

kritikan buat para motivator coba deh perhalus kata2 dengan menggunakan kata2 "klo kamu yakin pasti bisa, insya Alloh ada aja jalannya"

dua hal yang menurut saya paling berbahaya dan saya masih belajar buat mengurangi setidaknya:

1. Takut kepada selain Tuhan, kaya contohnya takut miskin, kalo dipikir semua yg terjadi di takdir hidup itu Tuhan yg ngurus, jadi ngapain takut, bahkan besok saya di pecat pun ya karena Tuhan mau saya di pecat, tapi tetep aja saya masih takut.

2. Haus pujian, itu kenapa saya ga siap jadi seonggok sampah masyarakat yg padahal belum tentu sampah itu ga berguna, tapi tetep aja saya belum siap, serasa harus mempertahankan suatu yang bakal hilang cepat atau lambat dan itu jujur beban buat saya.

sukses, gagal, kaya, miskin, cukup, kurang, itu status yang ujung2nya mengharap pengakuan masyarakat, belajar meminimalisir 'mau di puji' sedang saya pelajari, berhubung saya suka jadi manusia exist,, hahaha,, tapi mau ga mau harus bisa, kenapa? because nothing sud be forever

que sera sera, the future is not ours to see..

hope you inspired,, ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar