Kamis, 04 Juli 2013

Makin dekatnya akhir zaman

Bukan berarti saya posting ini itu tentang mesir saya tidak peduli gempa aceh, saya turut prihatin terhadap bencana tersebut, tapi apa salah jika saya menunjukan empati lebih saya terhadap mesir

Ada 3 hal Tersier yang coba saya jaga dari keluarga saya:
1. Pemberitaan sepihak media terhadap semua yang berhubungan dengan islam dan muslim termasuk palestina, suriah, mesir, dlsb. Pemberitaan semua media exist Indonesia, semuanya, memojokan dan tidak berimbang, cenderung provokatif dan mengarahkan.
2.  Sikap apatis terhadap negara-negara islam, saya coba sebisa mungkin untuk menanamkan bahwa palestina, suriah, mesir, rohingya, juga salah satu masalah yang harus dipikirkan di dalam hidup, setidaknya peduli dan sedikit saja update kondisi, bukan sekedar "itu kan urusan negara lain ga usah ikut campur", karena kalo kita googling negara-negara tersebut berjasa terhadap kemerdekaan Indonesia.
3. Sikap nasionalisme, nasionalisme itu berhala modern, jaga keluarga dari sifat nasionalis berlebihan.

Perubahan mesir, bisa jadi perubahan dunia yang lebih baik, tegaknya islam di mesir bisa jadi hanya akan ada keberkahan yang akan Tuhan turunkan di bumi setelahnya, sehingga gempa aceh, tsunami jepang, atau bencana lain di dunia tidak akan ada lagi. karena Tuhan Ridho, karena Tuhan senang.

Longlive Morsi, Alloh with you, Insya Alloh..

Tuhanku Yang Maha Perkasa, selamatkan saya dan keluarga dari fitnah akhir zaman..

hope you inspired

Jumat, 08 Maret 2013

Jangan takut !! kata ayah

terjadilah obrolan malam berkualitas bareng bokap:

"ga usah takut, jalanin aja, doa terus, minta terus, udah Tuhan siapin rejeki kamu"

kadang ketika berlari pun butuh sebentar istirahat menarik nafas untuk lanjut berlari, jangan terlalu obsesif.

"jangan berputus asa mengulang-ulang doa ketika belum di ijabah, karena Alloh menjamin ijabah doa itu menurut kehendakNya bukan menurut seleramu, ijabah doa itu terkabulkan menurut waktu yang di tentukanNya, bukan di waktu yang kamu kehendaki" (Ibnu Atha'ilah)

 “Tuhanmu merasa heran dengan keputus-asaan hambaNya padahal pertolonganNya sudah amat dekat. Maka Allah memandangi hamba-hambaNya yang berputus asa. Dia terus tertawa memandangi hamba-hambaNya padahal Dia amat tahu bahwa pertolongannya begitu dekat.”  (Tafsir Ibnu Katsir).

hope you inspired...

Sabtu, 26 Januari 2013

wamamati wamamati wamamati

ustad: Innasolati, wanusuki, wamahyaya, wamamati,,, (si ustadnya nangis), wamamati,, wamamati,, lillahirobbilalamin ...

(nyesss,,) pake nangis segala si ustad dah ah,,

seberapa siap saya ???  subuh saya aja jam stgh 7, banyak sumpah dilanggar, dosa saya 2X nya bumi,,,

waamits ha'alasyahadati fisabillika ya Alloh (Matikan hamba dalam keadaan syahid di jalan Mu),,